Jenis Kabel Penangkal Petir

18 October 2025 - Kategori Blog

Pada rangkaian instalasi sistem penangkal petir pemilihan kabel sebagai konduktor memegang peranan penting, secara umum kabel penangkal petir atau kabel penyalur anti petir yang dibutuhkan dalam instalasi penangkal petir adalah kabel penangkal petir yang memiliki luas penghantar 50 mm (minimal), bila lebih besar kemampuan penghantarnya akan lebih baik. Berbagai jenis kabel penangkal petir atau kabel anti petir yang dapat digunakan untuk menyalurkan arus petir ke tanah, karakteristik utama adalah steel frame (rawan terhadap putus/gagal sambungan yang menyebabkan loncatan petir dan adanya kebocoran induksi di sekeliling arus petir).

Jenis kabel penangkal petir yang paling sering digunakan adalah :

1. KABEL HVSC COAXIAL

Kabel HVSC coaxial merupakan kabel penghantar penurunan dari sistem instalasi penangkal petir (downconductor). Karakteristik kabel coaxial ialah memiliki banyak isolator, konduktor inti kabel coaxial terdapat dua buah yang masing-masing memiliki luas penampang 35 mm. Karakter kabel coaxial sama seperti kabel NYFGbY, yang dimana terdapat suatu rangkaian isolator yang terdiri dari banyak material yang menjadi satu kesatuan. Isolator pada kabel berfungsi melindungi dari induksi dan loncatan arus antara inti kabel dengan material lain dengan sifat konduktor (penghantar). Untuk ukuran kabel coaxial pada umumnya 2 x 35 mm. Kabel ini termasuk jenis kabel penghantar penurunan dengan spesifikasi yang tinggi, serta kualitasnya terbaik diantara jenis kabel penghantar penurunan lainnya.

 

2. KABEL N2XSY

Kabel N2XSY yang bayak dipakai pada instalasi penyalur petir umumnya berukuran N2XSY 1 x 70 mm, kabel jenis ini tahan terhadap tegangan arus listrik 24 kv. Sejatinya, Kabel N2XSY 1×70 mm ini tidak di design secara khusus untuk instalasi penangkal petir melainkan hanya kabel TM (Tegangan Menengah) biasa seperti untuk pembangkit listrik, gardu induk, dan infrastruktur industri lainnya, serta cocok untuk instalasi statis di dalam dan luar ruangan, termasuk di dalam tanah atau saluran kabel. Jadi apabila anda menggunakan kabel N2XSY 1×70 mm untuk konduktor pada instalasi penangkal petir kemungkinan masih bisa menghasilkan induksi & Side Flash.

3 . KABE NYY

Kabel NYY termasuk jenis kebel penghantar penurunan dari sistem instalasi penangkal petir. Kabel NYY ialah memiliki lebih dari 1 inti tembaga solid dan dua buah isolator (hal ini bisa dilihat dari kode YY yang ada pada kabel). Isolator pada kabel berfungsi melindungi dari induksi dan loncatan arus antara inti kabel dengan material lain dengan sifat konduktor (penghantar). Dengan adanya dua buah isolator maka induksi dan loncatan dapat diredam dengan sangat kecil hingga nyaris tidak terjadi. Untuk ukuran yang sering dipergunakan dalam sistem pemasangan penangkal petir yaitu ukuran penampang 50mm, 70 mm, 90 mm hingga 120 mm. Pemilihan kabel NYY pada instalasi penangkal petir bukan karena paling bagus tapi dikarenakan harganya yang terjangkau sehingga dapat memenuhi budget. Arti dari kode NYY adalah :

  • N = Cable With Copper Conductor (Kabel isi tembaga)
  • Y = Polyvynilchloride (PVC) Insulation (Isolasi PVC)
  • Y = Polivynilchloride (PVC) Sheath (Selubung luar isolasi PVC)

4. KABE NYA

Kabel NYA merupakan kabel tegangan rendah tanpa perisai dengan bahan inti/penghantar tembaga yang dianilkan (pemanasan kemudian didinginkan pelan-pelan), dengan isolasi selubung PVC. Tegangan nominal antara 450/750V. NYA memiliki perbedaan yang mencolok. Kabel ini seringkali digunakan untuk instalasi di dalam ruangan dan saluran tertutup, dengan isolasi tunggal yang lebih sederhana. Untuk keamanan menggunakan kabel NYA, sebaiknya dilengkapi dengan pelindung seperti pipa PVC. Arti dari kode NYA adalah :

  • N = Cable With Copper Conductor (Kabel isi tembaga)
  • Y = Polyvynilchloride (PVC) Insulation (Isolasi PVC)
  • A = Single Core

5. KABEL BC (BARE COPPER)

Selain jenis kabel tersebut diatas terdapat juga kabel BC (Bare Copper) atau biasa disebut juga BCC (Bare Copper Conductor) adalah kabel yang hanya terdiri dari inti kabel dan tidak memiliki isolator sebagai pelindung. Kabel BC sering digunakan pada penghantar penurunan instalasi penangkal petir jenis runcing / konvensional. Hal ini dikarenakan menggunakan kabel BC dengan ukuran luas penampang 50 mm lebih ekonomis dan juga telah memenuhi standarisasi minimum dari penghantar penurunan instalasi penangkal petir. Selain penggunaan untuk instalasi penyalur petir kabel BC paling banyak di aplikasikan untuk instalasi grounding sistem. Material bare copper memberikan konduktivitas listrik tinggi dan ketahanan luar biasa terhadap korosi, menjadikannya pilihan ideal untuk sistem grounding yang handal dan tahan lama.

Itulah penjelasan tentang jenis-jenis kabel yang sering digunakan dalam instalasi penyalur petir maupun kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan penjelasan mengenai fungsi-fungsi dari jenis kabel di atas, semoga bisa menjadi referensi jika anda membutuhkan kabel untuk instalasi penangkal petir maupun grounding sistem pada tempat tinggal anda. Silahkan hubungi kami untuk ketersediaan maupun informasi mengenai jenis-jenis kabel tersebut diatas.

Sebagai distributor peralatan penangkal petir dan grounding sistem, kami melayani pengadaan dan penjualan merk kabel 4 besar dengan berbagai type baik partai besar maupun partai kecil.

Untuk pertanyaan dan pemesanan mengenai kabel listrik dan penyalur petir, silahkan hubungi kami:

Call / WA / SMS  :
Mentari : 0815 7447 9960
Simpati : 0812 8383 1134
XL          : 0817 831 200

PT. VISIOTEK GLOBAL INDONESIA
Jl. Pangeran Jayakarta No. 65
RT 005 / 001 Kel. Harapan Mulya Kec. Medan Satria
Kota Bekasi
Telp : (021) 8895 8321
Email : visiotekindonesia@gmail.com

 

 
Chat via Whatsapp